السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
(Assalamu ‘alaikum Wr. Wb)
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillahirrahmanirrahim)
SERUAN PERANG...!!!
JIHAD FISABILILLAH DALAM AL-QURAN
Membela yang Haq menumpas kebatilan
Membela negara bangsa dan agama.
Islam itu rahmatan Lil Alamin
Islam itu cinta damai..
Islam itu tidak akan berperang kecuali di perangi..
Islam itu seperti lebah... Musuh jangan di cari ketemu musuh jangan lari
Islam itu berpegang pada Al-Quran dan assunah dalam segala tindakan nya...
Allahu SWT menyerukan untuk berperang..Kepada umat Islam dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 216
Allah SWT berfirman:
كُتِبَ عَلَيْکُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّـكُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْــئًا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّـکُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْــئًا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمْ ؕ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 216)
Ini merupakan penetapan kewajiban jihad dari Allah swt, bagi kaum muslimin. Supaya mereka menghentikan kejahatan musuh di wilayah Islam. Az-Zuhri mengatakan: “Jihad itu wajib bagi setiap individu, baik yang berada dalam peperangan maupun yang sedang duduk (tidak ikut berperang). Orang yang sedang duduk, apabila dimintai bantuan, maka ia harus memberikan bantuan, jika diminta untuk berperang, maka ia harus maju berperang, dan jika tidak dibutuhkan, maka hendaklah ia tetap di tempat (tidak ikut).”
مَنْ مَاتَ وَلمَ ْيَغْزُ وَلَمْ يُحَدِّثْ نَفْسَهُ بِالْغَزْوِ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيِّةً
"Barang siapa meninggal dunia sedang ia tidak pernah ikut berperang dan ia juga tidak pernah berniat untuk berperang, maka ia meninggal dunia dalam keadaan jahiliyah.” (Muttafaq ‘alaih)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda pada waktu Fathu Makkah (pembebasan kota Makkah):
لاَ هِجْرَةَََ بَعْدَ الْفَتْحِ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَ نِيَّةٌٌٌ وَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا
“Tidak ada hijrah setelah Fathu Makkah (pembukaan kota Makkah), akan tetapi yang ada yaitu hijrah untuk jihad dan untuk niat baik. Bila kalian di minta untuk maju perang, maka majulah !” (Muttafaq ‘alaih)
Adapun adab dan tuntunan atas firman Allah SWT dalam Al-Quran sebagai berikut...
Tuntunan Islam Menyikapi Perang Salibis
Islam telah memberikan tuntutan yang tegas terhadap mereka yang memerangi kaum muslimin, yaitu dengan memerangi mereka yang arogan dan semena-mena menyerang perkampungan muslim, berusaha membunuh mereka, membakar rumah-rumah mereka, dan mengusir mereka dari tanah kelahiran mereka itu.
Allah Ta'ala berfirman,
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190)
Ayat ini, menurut Ibnu Katsir rahimahullah, membangkitkan dan menganjurkan melawan musuh yang berambisi memerangi Islam dan kaum muslimin. Maksudnya: sebagaimana mereka memerangi kalian, maka perangilah mereka oleh kalian. Sebagaimana firman Allah Ta'ala,
وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً
"Dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya." (QS. Al-Taubah: 36)
Kesimpulan jangan melampaui batas jangan membabi-buta janganlah memerangi orang-orang kafir yang tidak bersalah
Peranglah...
Perkataan dengan perkataan
Syair dengan syair
Meme dengan meme
Senjata dengan senjata
Ekonomi dengan ekonomi.
.
Dan ada perintah dari Rasulullah SAW tentang larangan untuk membunuh orang-orang kafir zindik yang tidak bersalah
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو عَنِ النَّبِيِّ ص قَالَ: مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْ رَائِحَةَ اْلجَنَّةِ، وَ اِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ اَرْبَعِيْنَ خَرِيْفًا. احمد و البخارى و النسائى و ابن ماجه
Dari Abdullah bin ‘Amr dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Barangsiapa yang membunuh orang (kafir) yang mempunyai ikatan perjanjian, ia tidak akan mencium bau surga, sedang bau surga itu tercium dari sejauh perjalanan empat puluh musim”. [HR. Ahmad, Bukhari, Nasa’i dan Ibnu Majah].
عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض عَنِ النَّبِيِّ ص قَالَ: اَلاَ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا مُعَاهَدَةً لَهَا ذِمَّةُ اللهِ وَ ذِمَّةُ رَسُوْلِهِ ص. فَقَدْ اَخْفَرَ ذِمَّةَ اللهِ وَ لاَ يَرِحْ رَائِحَةَ اْلجَنَّةِ، وَ اِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ مَسِيْرَةِ اَرْبَعِيْنَ خَرِيْفًا. ابن ماجه و الترمذى
Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW beliau bersabda, “Ingatlah, barangsiapa yang membunuh jiwa yang telah mengikat perjanjian, yang memang dia itu mendapat perlindungan dari Allah dan Rasul-Nya, maka benar-benar ia telah melepaskan (ikatan) tanggungan Allah dan ia tidak akan mencium bau surga, sedang bau surga itu tercium dari sejauh perjalanan empat puluh musim”. [HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi dan Tirmidzi].
.
Sungguh ajaran Islam itu tidak lah semena mena...
Sami na. Wa athona
Kami mendengar dan kami menaatinya.
Dalam ayat selanjutnya Al-Baqarah 217
Allah SWT berfirman:
يَسْــئَلُوْنَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَـرَامِ قِتَالٍ فِيْهِ ؕ قُلْ قِتَالٌ فِيْهِ كَبِيْرٌ ؕ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَ کُفْرٌ ۢ بِهٖ وَالْمَسْجِدِ الْحَـرَامِ ۙ وَاِخْرَاجُ اَهْلِهٖ مِنْهُ اَكْبَرُ عِنْدَ اللّٰهِ ۚ وَالْفِتْنَةُ اَکْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ ؕ وَلَا يَزَالُوْنَ يُقَاتِلُوْنَكُمْ حَتّٰى يَرُدُّوْكُمْ عَنْ دِيْـنِکُمْ اِنِ اسْتَطَاعُوْا ؕ وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ کَافِرٌ فَاُولٰٓئِكَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۚ وَاُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
"Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah, "Berperang dalam bulan itu adalah (dosa) besar. Tetapi menghalangi (orang) dari jalan Allah, ingkar kepada-Nya, (menghalangi orang masuk) Masjidilharam, dan mengusir penduduk dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) dalam pandangan Allah. Sedangkan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu, jika mereka sanggup. Barang siapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.""
(QS. Al-Baqarah: Ayat 217)
Seringkali umat Islam di fitnah sampai sering kali jelek sekali citra di cap sebagai agama teroris oleh karena kata-kata jihad Rekaya media memutar balikan fakta. Orang kafir memanfaatkan sebagian dari orang Islam yang beda aliran beda Mazhab beda pemahaman yang di sebut Islam garis keras untuk mengekspos segala tindakan betapa Islam adalah agama yang radikal.
.
Ketahuilah bahwa setiap agama pasti mempunyai sekte sesat
Seperti lembaga pemerintahan mempunyai oknum
Seperti agama Kristen yang di sebut anti Kris
Budha sekte wiratu yang radikal seperti di myanmar yang membatasi ribuan muslim
Yahudi yaitu zionis
Atheisme yaitu iluminati
Musuh musuh Islam akan memanfaatkan itu semua untuk fitnah sehingga umat Islam sendiri yang lemah iman nya merasa jijik dengan ajaran nya. Sehingga murtad dan kafir. Tapi Allah akan menggantikan para murtadin tadi dengan satu kaum yang lebih di cintai Allah SWT sebagai mana firman Allah di surah almaidah ayat 54
Allah SWT berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَنْ يَّرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِيْـنِهٖ فَسَوْفَ يَأْتِى اللّٰهُ بِقَوْمٍ يُّحِبُّهُمْ وَيُحِبُّوْنَهٗۤ ۙ اَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اَعِزَّةٍ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ ۖ يُجَاهِدُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا يَخَافُوْنَ لَوْمَةَ لَاۤئِمٍ ؕ ذٰ لِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَآءُ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
"Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu yang murtad (keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui."
(QS. Al-Ma'idah: Ayat 54)
Karena pemberitaan media yang sering tidak jujur dalam sebuah pemberitaan oleh karena itu Allah SWT memerintahkan dalam Al-Quran agar teliti dalam menerima sebuah berita dari orang-orang fasik dan kafir.
Allah SWT berfirman:
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ جَآءَكُمْ فَاسِقٌ ۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْۤا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu."
(QS. Al-Hujurat: Ayat 6)
Luruskan niat karena Allah SWT
Ikhlas hati jihad fisabilillah
Mengharap Rahmat dan ridho Allah SWT
Allah SWT berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙ اُولٰٓئِكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِ ؕ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 218)
Jangan takut dan jangan gentar ketika mereka orang-orang kafir menakut nakuti kita dengan segala tipu daya mereka Maka ucapkanlah
حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ
Untuk menambah kekuatan iman dalam hati yang melahirkan keberanian tiada Tara.
Allah SWT berfirman:
اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَـكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًا ۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ
"(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.""
(QS. Ali 'Imran: Ayat 173)
insyaAllah kita akan menang...
Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يَّتَوَلَّ اللّٰهَ وَ رَسُوْلَهٗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَاِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْغٰلِبُوْنَ
"Dan barang siapa menjadikan Allah, rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sungguh, pengikut (agama) Allah itulah yang menang."
(QS. Al-Ma'idah: Ayat 56)
اَللّهُ اَكْبَرُ
(Allahu Akbar)
اَللّهُ اَكْبَرُ
(Allahu Akbar)
اَللّهُ اَكْبَرُ
(Allahu Akbar)
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
(Wa ‘alaikum salam Wr. Wb)
No comments:
Post a Comment